- Back to Home »
- Gunadarma , Softskill »
- Organisasi Perusahaan
Posted by : Unknown
Sunday, October 05, 2014
Pengertian Organisasi
pada umumnya memiliki paling tidak 2 pengertian. Pertama, Organisasi menunjuk
pada suatu tipe kolektivitas yang mapan untuk mencapai suatu tujuan khusus,
yang ditandai oleh adanya suatu aturan yang formal, hubungan kewenangan,
pembagian kerja dan pembatasan keanggotaan. Istilah ini terutama menunjuk suatu
organisasi berskala besar atau organisasi yang kompleks, yang meliputi semua
aspek kehidupan social dalam masyarakat modern. Kedua, Organisasi menunjuk pada
suatu aktivitas social yang teratur dengan tujuan tertentu. Dalam pengertian
ini, Organisasi memiliki implikasi pada kemampuan untuk mengontrol hubungan
antara manusua untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
1.
Pengertian Organisasi:
ü Organisasi
menurut Stoner adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana
orang-orang di bawah pengarahan mengejar tujuan bersama.
ü Organisasi
menurut James D. Mooney adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk
mencapai tujuan bersama.
ü Organisasi
menurut Chester I. Bernard adalah suatu system aktivitas kerja sama yang
dilakukan oleh dua orang atau lebih.
2.
Ciri-ciri Organisasi:
a) Terdiri
dari 2 orang atau lebih.
b) Ada
kerjasama.
c) Ada
komunikasi antar satu anggota dengan anggota yang lainnya.
d) Ada
suatu tujuan yang ingin di capai.
3.
Unsur Utama Organisasi:
a) Goals
Oriented (Berorientasi Tujuan).
b) Psychosocial
System (System Hubungan Sosial).
c) Structured
Activities.
d) Technological
System.
4.
Metode Organisasi:
ü Berarti
suatu tata kerja yang dapat mencapai tujuan secara efisien.
5.
Pengertian dan Metode Organisasi secara
luas atau lengkap adalah
Rangkaian
proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber
dan factor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan
memperhatikan fungsi dan dinamika Organisasi atau Birokrasi dalam rangka
mencapai tujuan yang sah ditetapkan.
6.
Teori Organisasi:
a) Teori
Organisasi Klasik (Teori Tradisional).
Teori Klasik (Classical Theory) berisi
konsep-konsep tentang Organisasi mulai tahun 1800 (Abad 19). Secara umum digambarkan
oleh para teoritisi klasik sebagai sangat desentralisasi dan tugas-tugasnya
terspesialisasi, serta memberikan petunjuk mekanistik structural yang kaku
tidak mengandung kreativitas.
Ø Teori
Birokrasi.
Teori ini dikemukakan oleh Max Webber
dalam bukunya “The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism.” Kata Birokrasi
berasal dari kata Legal-Rasional. Organisasi itu lega, karena wewenangnya
berasal dari seperangkat aturan prosedur dan peranan yang dirumuskan secara
jeas, dan Organisasi disebut Rasional dalam hal penetapan tujuan dan
perancangan Organisasi untuk mencapai tujuan tersebut.
Ø Teori
Administasi.
Teori ini sebagian besar dikembangkan
atas dasar sumbangan Henry Fayol dan Lyndall Urwick dari Eropa serta Mooney dan
Reily dari Amerika.
Henry Fayol industiralis dari Perancis,
pada tahun 1841-1925 mengemukakan dan membahas 14 kaidah manajemen yang menjadi
dasar perkembangan teori administrasi adalah:
·
Pembagian kerja (Division of Work).
·
Wewenang dan tanggung jawab
(Authorityand responsibility).
·
Disiplin (Discipline).
·
Kesatuan perintah (Unity of Command).
·
Kesatuan pengarahan (Unity of
Direction).
·
Mendahulukan kepentingan umum daripada
Pribadi.
·
Balas Jasa (Remuneration of Personnel).
·
Sentralisasi (Centralization).
·
Rantai scalar (Scalar Chain).
·
Aturan (Order).
·
Keadilan (Equity).
·
Kelanggengan Personlia (Stability of
Tenure of Personnel).
·
Inisiatif (Initiative).
·
Semangat Korps ( Spirit of Corps).
7.
Dari semua Defenisi tentang Organisasi
Perusahaan, berikut ini ringkasan dari suatu Definisi-Derfinisi tentang
Organisasi Perusahaan:
Ø Definisi
Organisasi dengan penekanan pada kumpulan orang:
·
James D. Mooney dalam bukunya “The
Principle of Organization” menyatakan bahwa
Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk pencapaian suatu
tujuan bersama.
·
Ralp Currier Davis dalam bukunya “The
Foundation of Top Management” menyatakan bahwa
Organisasi adalah suatu kelompok orang yang sedang bekerja ke arah tujuan
bersama di bawah suatu kepemimpinan tertentu.
·
Ernest Dale dalam bukunya “Planning
and Developing the Company Organizations Structure”
menyatakan bahwa Organisasi adalah suatu proses perencanaan. Hal ini berkaitan
dengan menyusun, mengembangkan dan memelihara atau struktur atau pola
hubungan-hubungan kerja dari orang-orang dalam suatu badan usaha/perusahaan.
·
Alvin Brown dalam bukunya “Organization:
A Formulation of Principles” menyatakan bahwa Organisasi merumuskan pembagian
kerja yang diharapkan dilakukan masing-masing anggota dari suatu badan usaha
dan hubungan-hubungan di antara para anggota dengan maksud agar usaha bersama
mereka menjadi paling efektif bagi tujuan dari badan usaha itu.
Ø Definisi
Organisasi dengan penekanan pada proses pembagian kerja:
·
Harleigh Trecker dalam bukunya “Group
Process in Administration” menyatakan bahwa Organisasi
adalah tindakan atau proses menghimpun atau mengatur kelompok-kelompok yang
saling berhubungan dari berbagai bagian ke dalam satu keseluruhan yang bekerja.
·
Cyril Soffer dalam bukunya “Organization
in Theory and Practice” menyatakan bahwa Organisasi
adalah perserikatan orang yang masing-masing diberi peranan tertentu dalam
suatu sistem kerja dan pembagian kerja, dimana pekerjaan dibagi bagi menjadi
perincian tugas, diberikan di antara pemegang peranan dan digabung dalam
beberapa bentuk hasil.
·
Edgar Schein dalam bukunya “Organisation
Psychology” menyatakan bahwa Organisasi adalah
koordinasi yang rasional dari aktivitas-aktivitas sejumlah orang untuk mencapai
beberapa tujuan yang jelas, melalui pembagian kerja dan fungsi serta melalui
jenjang wewenang dan tanggung jawab.
·
Theo Haimann dalam bukunya “Profesional
Management” menyatakan bahwa Organisasi berarti
penentuan dan penugasan kewajiban-kewajiban kepada orang-orang, dan juga
penentuan dan pemeliharaan hubungan wewenang antara berbagai aktivitas yang
dikelompokkan.
Ø Definisi
Organisasi dengan penekanan pada sistem kerjasama, sistem hubungan atau sistem sosial:
·
Chester I Barnard dalam bukunya “The
Function of Executive” menyatakan bahwa Organisasi
adalah suatu sistem tentang aktivitas-aktivitas kerjasama dari dua orang atau
lebih sebagai sesuatu yang tak berwujud dan tak bersifat pribadi, sebagian
besar mengenai hubungan-hubungan.
·
Dwight Waldo dalam bukunya “The
Study of public Administration” menyatakan bahwa Organisasi
adalah struktur hubungan-hubungan diantara orang-orang berdasarkan wewenang dan
bersifat tetap dalam suatu sistem administrasi.
·
Paul C Bartholomeus dalam bukunya: “An
Outline of Public Administration”
menyatakan bahwa Organisasi adalah susunan yang logis dari bagian-bagian yang
saling bergantung untuk mewujudkan suatu keseluruhan yang bersatu padu dengan
kekuasaan dan kontrol dapat dilaksanakan untuk mencapai tujuan tertentu.
MACAM ORGANISASI DARI SEGI TUJUAN
DAN LUAS WILAYAHNYA ORGANISASI NIAGA.
1.
Organisasi yang tujuan utamanya mencari
keuntungan.
Macam-macamnya
yaitu:
ü Perseroan
Terbatas (PT).
ü Perseroan
Komanditer (CV).
ü Firma
(FA).
ü Koperasi.
ü Join
Venture.
ü Holding
Company.
2.
Organisasi Sosial dan Organisasi
Kemasyarakatan.
ü Yang
di bentuk oleh anggota Masyarakat.
a) Peran
Organisasi:
Jadi
secara sederhana, organisasi adalah suatu kerjasama sekelompok orang untuk
mencapai tujuan bersama yang diinginkan dan mau terlihat dengan peraturan yang
ada. Organisasi ialah suatu wadah tempat untuk melakukan kegiatan bersama, agar
dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama.
Berdasarkan
arti dari Organisasi yang diungkapkan oleh beberapa orang diatas, peran
Organisasi dalam sebuah perusahaan sangatlah penting, karena perusahaan
didirikan untuk mencapai suatu tujuan tertentu dan untuk mencapai tersebut
dibutuhkan aktifitas, kerja sama, dan tentu saja orang yang melakukan aktifitas
tersebut atau Sumber Daya Manusia yang ketiga unsur ini terdapat dalam sebuah
organisasi.
b) Peran
Metode:
Setelah
mengetahui arti Metode itu sendiri, kita bisa langsung menyimpulkan bahwa
selain peran Organisasi, Metode tidak kalah penting perannya didalam sebuah
perusahaan. Dengan adanya Metode sebuah perusahaan, maka perusahaan tersebut
akan lebih mudah dan teratur dalam mencapai tujuan, visi dan misi yang telah
ditetapkan. Namun ada beberapa factor yang mendukung untuk berjalannya suatu
metode yang digunakan dalam sebuah perusahaan atau Organisasi, antara lain
Organisasi yang baik dan pemimpin Organisasi yang tentunya juga harus baik
dalam memimpin, Sumber Daya Manusia yang berkualitas untuk melakukan kerja sama
agar mencapai suatu tujuan. Teori organisasi yang di pakai harus sesuai dengan
jenis atau bentuk Organisasi yang dibentuk di dalam perusahaan tersebut. Dengan
demikian perusahaan tersebut akan lebih mudah dalam mencapai tujuannya serta
akan lebih terstruktur dan rapih karena memiliki Metode dalam organisasinya.
ü Sumber:
·
http://gunadiemaha.wordpress.com/2009/10/30/peran-organisasi-dan-metode-organisasi-dalam-sebuah-perusahaan/
